Rahayu

Riwayat Yayasan Putro Ngudi Utomo Martowiyono

Pasal 28 E ayat (3) UUD 1945 berbunyi: “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.”Dengan demikian, UUD 1945 secara langsung dan tegas memberikan jaminan kebebasan untuk berserikat atau berorganisasi, kebebasan berkumpul, dan kebebasan menyatakan pendapat, tidak hanya bagi setiap warga negara Indonesia, tetapi juga bagi setiap orang yang artinya termasuk juga orang asing yang berada di Indonesia.”

Berangkat dari pasal tersebut diatas dan berawal dari pertemuan pertama yang diadakan di Yogyakarta dan dilanjutkan di Jakarta yang dihadiri oleh warga dari Daerah Istimewa Yogyakarta, warga dari Kabupaten Magelang, dan warga dari DKI Jakarta disepakati untuk mendirikan sebuah Yayasan sebagai payung hukum.

Pada hari Jumat tanggal 25 April 2014 diadakan pertemuan di Yogyakarta menyepakati wadah tersebut diberi nama YAYASAN NGUDI UTOMO – MARTOWIYONO dan penandatanganan Akta Pendirian di adakan pada hari Jumat, tanggal 22 Agustus 2014 di depan Notaris CH. Nuning Nugraha, SH. di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pendirian ini dikukuhkan pula dengan adanya Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor AHU-05083.50.10.2014, tanggal 28 Agustus 2014 dengan ditetapkan Dusun Bayan, Girikerto, Kabupaten Sleman, DIY sebagai Kantor Pusat Kesekretariatan Yayasan NGUDI UTOMO – MARTOWIYONO.

Dengan seiring perkembangan dan perluasan kegiatan, maka sejak tanggal 6 Oktober 2016 Kantor Pusat Kesekretariatan Yayasan NGUDI UTOMO – MARTOWIYONO berpindah kedudukan dengan alamat : Tidar Campur, RT 005 RW 001, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Magelang, Jawa Tengah.Pengukuhan ini disertai Akta Notaris No 69 tanggal
6 Oktober 2016 di depan Pejabat Notaris H.L.H Verhoeven, SH. Perubahan ini juga di kukuhkan oleh Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor : AHU-0000798.AH.01.05 Tahun 2016.

Pada tahun 2018, dengan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa, Yayasan Ngudi Utomo Martowiyono berkembang semakin mandiri, dengan mendirikan sebuah bangunan sebagai pusat kegiatannya yang berada di Dusun Jowahan, Kabupaten Magelang. Dengan adanya tempat sebagai pusat kegiatannya, maka secara otomatis kedudukan Yayasan secara hukum berubah di sahkan oleh Pejabat Akta Notaris E.S Murtiwi Arif, SH, MH dengan Nomor 21, tertanggal 20 Agustus 2018 dengan nama yang baru yaitu YAYASAN PUTRO NGUDI UTOMO MARTOWIYONO dan mendapatkan pengukuhan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor: AHU-0011694.AH.01.04 Tahun 2018.