April 9, 2020 10:40 pm | YPNUM 002
Peringatan Hari Kelahiran Ibu Maria Margiyah Martowiyono ke 100 tahun diselengarakan tepat 1 hari sebelum PSBB Jakarta diberlakukan. Ketetapan pemerintah tentang protokoler kesehatan Covid 19 dilakukan dari tamu datang untuk mencuci tangan, menyemprot tas dengan cairan disinfektan, menggunakan hand sanitizer, diberikan masker, sapa salam berjarak, serta mengatur duduk berjarak. Selain itu diberlakukan penertiban dan penyemprotan cairan disinfektakan di area parkir untuk kendaraan beroda empat maupun beroda dua agar tidak menganggu lingkungan sekitar.
“Bebuden Luhur Adalah Tuntunan Kautaman Hidup,” merupakan Tema yang diangkat pada Peringatan kali ini. Ada sedikit kemiripan dengan Peringatan Hari Kelahiran Bapak Martowiyono yang ke 103, yaitu diadakannya pertunjukan Wayang Kulit dengan Lakon “Ibu Kunti Moksa,” walaupun hanya berupa tampilan tayangan video di layar lebar.
Pada saat acara Sarasehan Agung, Moderator mengajak para Putro Ngudi Utomo Martowiyono dari Wonosobo, Magelang dan Jabodetabek untuk menggali dengan asah asih asuh, tentang ajaran Bapak Martowiyono mengenai 3 guru, yang dikaitkan dengan istilah 1 kurang 2 ganjil 3 genap serta makna dari nama ajaran Bebuden Luhur Bapak Martowiyono.
YPNUM003